Assalamualaikum guys maaf ya ngeblognya baru dilanjut
soalnya lagi banyak tugas maklum udah kelas 3 smk,ceritanya juga udah ada yang
diubah soalnya jalan cerita yang kemarin udah lupa karena kelamaan baru
dilanjut.dan juga jangan lupa kritikan sama sarannya.
Oh iya maaf ya kalau ceritanya rada nggak
nyambung.........
Kamu Alasanku
Berawal dari sebuah pertemuan,Tuhan
mempertemukan kita dengan cara yang tidak di sangka-sangka.Mengenalmu adalah
hal terindah dalam hidupku dan diizinkan mencintaimu adalah anugerah yang
diberikan Tuhan padaku,aku tidak bilang bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu
karena meskipun tanpa kamu aku akan tetap hidup,hanya saja jika tanpa kamu
hidupku akan hampa...
Aku tidak peduli siapa
kamu,bagaimana masa lalumu,seberapa kaya nyakah kamu,dan bagaimanakah hidupmu,yang
aku tau aku mencintaimu karena rasa cintamu kepada ALLAH SWT yang begitu besar.
Aku tidak ingin seseorang yang sempurna,aku hanya ingin seseorang yang
bisa mengingatkanku dan menegur ku ketika aku berada di jalan yang salah.yang
bisa menjadi imam dalam keluargaku nantinya....
“Kring..kring..kring!”alarm
berbunyi tepat pukul 06.00 wita
Sinar mentari terasa begitu
indah pagi ini,kicauan burung terdengar begitu merdunya,tak terasa fajar telah menanti sejuta aktivitas yang aku
lakukan pagi ini.Aku Nindi alya salsabilla putri seorang gadis sederhana yang
lahir dalam keluarga sederhana pula ,Ayahku seorang petani,dan ibuku hanya
seorang ibu rumah tangga,aku anak kedua,kakakku meninggal satu bulan setelah
dilahirkan.Aku kuliah di salah satu kampus di makassar mengambil jurusan ....
“hai Nin,tumben datangnya
telat?ucap rina sahabat karibku,kami sudah berteman sejak kelas 1 SMP sampai
sekarang.
“iyya nih,aku bangun
kesiangan.”
“emangnya kamu begadang ya?.”
“iyya,soalnya ngerjain skripsi,belum
lagi uang pembayaran,kamu tau kan ngambil jurusan sastra itu nggak murah”
Aku lahir dari keluarga yang
tidak kaya,jadi aku harus membantu orang tuaku untuk membiayai kuliahku.Aku
bekerja paruh waktu disalah satu restoran yang ada dijakarta,aku tidak
menyalahkan takdirku,ataupun menyalahkan orang tuaku karena aku tau ALLAH SWT
lebih mengetahui apa yang terbaik untukku dibanding diriku sendiri...
****
“Permisi mbak,saya mau pesan
makanan sama minuman!.”ucap salah satu pria yang sebaya denganku memakai jaket
bomber berwarna navy dipadukan dengan celana jogger serta sepatu sneakers yang
membuatnya terlihat begitu keren.
“oh iyya mas,ini menunya
silahkan dilihat dulu!.”
“hmhm saya pesan cream seafood fetucini sama minumnya Flavoured Soda.”
“baiklah mas,silahkan ditunggu makanannya akan segera datang.”
Beberapa menit kemudian.
“makanannya
sudah datang,silahkan dinikmati.”
“makasih ya
mbak.”
“sama-sama
mas.”
“oh iyya,nama mbak siapa ya?.”
“nama saya Nindi mas,emang
kenapa ya?”
“enggak,saya Cuma pengen tau
doang,kenalin nama saya Dave aryanto kusuma kamu bisa panggil saya Dave.”
Aku bergumam dalam hatiku.”Dari
sekian banyaknya waitress di restoran ini,kenapa dia mau kenalan sama
aku,padahal di banding dengan para waitress yang lain yang lebih cantik dan
juga seksi aku tidak ada apa-apanya,maklumlah aku satu-satunya waitress cewek
berhijab direstoran ini.
“ooh iyya mas,kalu gitu saya
permisi dulu,soalnya saya punya banyak kerjaan.”
“iyya mbak,makasih.”
Hari ini terasa begitu melelahkan,badanku
rasanya sudah mau remuk semua,maklumlah aku bekerja di salah satu restoran yang
terkenal dijakarta,jadi setiap hari restoran
ramai oleh pengunjung yang ingin makan atau hanya sekedar minum kopi
sambil berbincang-bincang santai.
“Assalamualaikum,ma.”
“Wa’alaikum salam,kamu udah
pulang sayang.”
“iyya ma,papa mana ya?”
“papa kamu udah tidur,kayaknya
dia kecapeaan”
“sini duduk dekat mama,mama
kangen banget sama gadis kecil mama,beberapa hari ini kamu sibuk jadi mama
nggak punya waktu ngobrol sama kamu.”
“ma,aku ini bukan gadis kecil
lagi,umur aku kan udah 23 tahun,jadi aku sudah menjadi gadis dewasa mama!”
“bagi mama,kamu akan selalu
menjadi gadis kecil mama,yang cenggeng
dan juga keras kepala,udah sana tidur udah malam,kamu kan besok harus kuliah.”
“iyya ma,aku juga udah ngantuk
banget,selamat malam ma aku sayang banget sama mama.”
Saat malam datang dengan kesunyiannya,rembulan
bersinar dengan terangnya,bintang berkerlipan dengan cantiknya,entah kenapa
hatiku terasa hampa,ada beberapa hal tentang perasanku yang tidak bisa ku
jelaskan dengan kata-kata.sejenak terpikirkan olehku tentang laki-laki yang
memakai jaket bomber berwarna navy dipadukan dengan celana jogger serta sepatu sneakers.yang
memperkenalkan dirinya tanpa kuminta,laki-laki keren yang menanyakan
namaku,entah kenapa aku memikirkannya seakan aku pernah bertemu dengannya
sebelumnya.Namun lamunanku terhenti ketika suara hp ku berdering.
“Assalamualaikum Nin,”Rina
“waalaikum salam Rin,tumben
malam-malam nelpon?”
“maaf nih Nin malam-malam ganggu
kamu”
“iyya nggak papa kok Rin,tapi
ada apa ya?”
“ini loh Nin,besok kan ada acara Forum lingkar pena
yang diadakan dikampus kita,terus rencananya aku mau rekomendasiin kamu sebagai
pembicaranya besok,menurtut kamu gimana?”
“Nggak ah Rin,Emangnya aku
siapa sampai jadi pembicara di acara penting kayak gitu.bicara di depan orang
banyak aja aku udah gugup apalagi harus bicara didepan penulis dari berbagai
kota yang ada di indonesia,lagian hobi aku kan nulis bukan bicara”
“kalau kamu nggak coba gimana
kamu bisa tau kalau kamunya nggak bisa,lagian kan kamu penulis yang terkenal
itu kamu udah nulis banyak novel dan semua novel kamu kan di sukai sama orang
dan bahkan kamu udah punya penggemar,jadi jangan pesimis dulu dong terus kan
bisa nambah-nambah pengalaman,sapa tau dengan kamu ikut kamu bisa ketemu jodoh
kamu hehe!”
“Apaan sih Rin kenapa malah
bahas jodoh coba”
“iya iya maaf deh terus gimana
mau nggak?”
“Tapi Rin,seorang pembicara itu
harusnya bisa menginspirasi terus aku apa?aku mau cerita apa?”
“Kamu kan bisa cerita gimana
perjuangan kamu sampai bisa jadi penulis yang karyanya disukai banyak
orang,terus dari mana kamu dapat inspirasi sampai bisa menulis, dan bagaimana
cara kamu mengatur waktu kuliah menulis sama kerja sampingan.Kamu itu sangat
menginspirasi Nin dari dimana kamu kerja sampingan direstorant untuk bantuin
orang tua kamu bayar biaya kuliah,terus kamu nggak pernah mengeluh dengan hidup
kamu,dan juga kamu selalu peduli dengan orang-orang disekelilingmu,kamu itu
sangat menginspirasi khususnya buat aku sendiri”
“Makasaih ya Rin kamu memang
memang sahabat terbaik aku”
“iyya sama-sama Nin kamu juga
kan sahabat terbaik aku,jadi gimana nih mau nggak?”
“Iya aku mau deh,buat
nambah-nambah pengalaman juga”
“Oke kalau gitu aku akan kasih
tau kabarnya besok pagi dikampus ya.udah dulu ya aku tutup telponnya kamu pasti
lagi mau istirahat sekali lagi aku mnta maaf udah ganggu kamu malam-malam gini”
“iyya nggak apa-apa kok santai
aja kali”
siip deh….
BalasHapusteruskan berkarya
ini krya prtama aku,maaf msih acak-acakan soalnya baru belajar.
HapusMakasih ya